Posts filed under 'Music'

Harus Didenger 02 “This City” by Until June

2nd edition “Harus Didenger” saia pilih “This City”-nya Until June. Cocok buat yang lagi berasa mellow, abis putus, kangen kampung/mo mudik, lupa Tuhan dsb. Lagu ini ada di album Untile June, self tittle yang dirilis tanggal 17 April 2007.

sleep quiet, lock the doors
and stay the night.
bomb shells and broken hearts fall far from sight
lights flashing far above me as i lay
i never thought my life would end this way.

so take me away from here,
the time is here
a life all spent with you is closing in
it’s all i can see
when i’m lost, oh

put out the fire
and pretend to dream.
this city’s sleepless but it’s far from me.

so take me away from here,
the time is here
a life all spent with you is closing in
sorry lord i’ve lived my life away from you
soon i’ll wake up standing there with you
it’s all i can see
when i’m lost, oh

Until June ini adalah Band rock alternatif Hollywood yang sekarang bergabung di bawah Flicker Records, anak perusahaan Sony BMG Music. Mereka mulai dikenal di Amerika gara gara lagu “What I’ve Done” yang dipake di serial TV “Private Practice” dan “Grey’s Anathomy”. Lagu lain yang cukup bikin mereka kondang lagi adalah “Sleepless” yang sukses jadi lagu nomer 1 di Yunani dan Norwegia pada bulan Juni Jan Juli 2008 kemaren.

Awalnya, grup musik yang terdiri dari Josh Ballard, Dan Ballard, Chris Foley, dan Justin Turley membentuk band bernama “Juune”. Sama kayak band band lain, mereka rajin bikin demo dan ditawar – tawarin ke banyak perusahaan rekaman. Bahkan, saking pengennya “dilihat” sama banyak orang, mereka juga sempat memasang promosi mereka di mobil. Tahun 2004, drummer-nya Justin Turley keluar dan digantiin sama Jammie Pitts. Masuk tahun 2005 mulai ada angin segar kalau mereka bakal segera dapet kontrak rekaman. Tapi kemudian, Chris Foley keluar sebelum mereka dapet kontrak rekaman. Alasannya, mo kawin. Eh nikah. Personil lainnya, Jamie Pitts juga ‘cabut’, dan masuklah personil baru, Daniel Dempsey. Pertengahan 2005, finally mereka dapet kontrak sama Flicker Records, anak perusahaan Sony BMG Music. Seperti biasa, kalo udah masuk le major label, tuntutan label segambreng. salah satunya adalah ganti nama dari “Juune” jadi “Until June”. Akhirnya mereka berhasil merilis album self tittle tanggal 17 April 2007. Personilnya sekarang, Josh Ballard (vokal), Dan Ballard (gitar), Daniel Dempsey (drum), Chris Foley (bass).

Asal tahu aja, album ini sempet mengalami penundaan perilisan sampai 4 kali. Awalnya mo dirilis tanggal 6 Juni 2006 (ga jadi), dijadwal lagi agustus 2006 (batal), ganti lagi 20 Februari 2007 (cancle), diundur lagi 20 Maret 2007 (ga jadi lagi), finally 17 April 2007 benar benar rilis album “Until June” ini.

Add comment Oktober 17, 2008

Harus Didenger 01 “Falling Slowly”

Mulai hari ini saia niat pengen bikin tulisan mengenai lagu lagu enak (versi saia) di “HARUS DIDENGER”. And the first choice goes to……………….. (jreng!!!) “Falling Slowly” from Glen Hansard & Marketa Irglova. Begitu denger lagu ini, saia langsung jatuh cinta.


I don’t know you
But I want you
All the more for that
Words fall through me
And always fool me
And I can’t react
And games that never amount
To more than they’re meant
Will play themselves out

Take this sinking boat and point it home
We’ve still got time
Raise your hopeful voice you have a choice
You’ve made it now

Falling slowly, eyes that know me
And I can’t go back
Moods that take me and erase me
And I’m painted black
Well you have suffered enough
And warred with yourself
It’s time that you won

Take this sinking boat and point it home
We’ve still got time
Raise your hopeful voice you had a choice
You’ve made it now

Falling slowly sing your melody
I’ll sing along

Sekilas, lagunya mirip sama “Blower’s Doughter”-nya Damien Rice. Dan ternyata Glen Hansard dan Damien Rice sama sama orang Irlandia. Lagu ini juga sama kayak “Blower’s Doughter”, soundtrack film. Sayang, saia belum sempet nonton filmnya (Btw, udah ada belum DVD/VCD-nya yak???


Glen Hansard, musisi Irlandia kelahiran 21 April 70. Selain sebagai penyanyi, dia juga dikenal sebagai aktor, gitasris band rock Irlandia, The Frames dan salah satu lagu ciptaannya dinominasikan sebagai soundtrack terbaik di ajang Academy Award 2008. Dari umur 13 tahun, Hansard keluar dari sekolah dan lebih tertarik untuk mendalami seni. Penampilannya sebagai gitaris dalam film “The Commitments” cukup menyita perhatian. Tahun 2003, dia juga tampil mengisi program TV Other Voices: Song from a Room.

April 2006, Hansard merilis album pertama “The Swell Season” dengan berkolaborasi dengan banyak musisi, seperti penyanyi dan instrumentalist Checko, Marketa Irglova (yang kemudian jadi pacarnya), pemain violin Finlandia Marja Tuhkanen, dan Bertrand Galen, pemain cello.
Tahun 2006, Hansard menjajal akting dalam film musikal Once bersama Marketa Irglova. Premiere film ini dilakukan di Sundance Film Festival 2007 dan mendapatkan penghargaan World Cinema Audience Award. FEbruari 2008, soundtrack film Once, “Falling Slowly” mendapatkan Oscar kategori Music Written for Motion Pictures (Original Song), sekaligus nominasi Grammy untuk Best Song Written for Motion Picture, Television or Other Visual Media.

Tahun 2007, kembali Hansard dan Irglova berkolaborasi merekam ulang lagu lama Bob Dylan, “You Ain’t Goin’ Nowhere” untuk film “I’m Not There”. Hansard juga sempat merekam ulang lagu “Cry Me a River”-nya Justin T dan “Everytime”-nya Britney S dalam album kompilasi “Even Better than the Real Thing”.

2 comments Oktober 14, 2008

Suatu Malam di 96.1FM.

Siaran mulai jam 21.00, opening, lagu yang diputer ;
• Trully Medly Deeply – Savage Garden
Pengen aja. Dari sebelum siaran udah kepikiran muter lagu ini.
• Pergi Untuk Kembali – Ello
Ada yang tahu kemana Ello pergi??
• Sometimes When We Touch – Rod Steward
Udah ada di log hari ini, jadi ya puter aja
• Esok Kan Masih Ada – Firman Idol
Seraknya mirip sama Rod Steward, makanya dipas-pasin. Hwehehehehe…..

• Info : Arus Mudik Menuju Pantura Macet 10 km
• More Than Word Can Say – Alias
Udah ada di log hari ini, jadi ya puter aja
• Idul Fitri – Tompi
Udah ada di log hari ini, jadi ya puter aja
• Bukan Superstar – Project Pop (Req)
Kok mulai bosen ya sama lagu ini???

• Info : Akhirnya Taufik Juara
Pas begitu lihat judul artikelnya di kompas.co.id “AKHIRNYA TAUFIK JUARA” langsung nyengir.  Kasian    banget ya si Tofik??? Well anyway, The Winner Takes It All……..
• The Winner Takes It All – ABBA
Pas dong sama info barusan?!?
• Cinta Mati – Agnes M
Another song choosen by computer’s system on todays log
• A Thousand Miles – Vanessa Carlton (Req)
Nggak pernah bosen sama lagu ini.
• Apa Artinya Cinta _ Melly & Ari Lasso
Ada di log lagi

• Nyapa nyapa SMS-er, telepon-er + YM-er
• Hate That I Love You – Rihanna & Ne Yo (Req)
Rihanna pacarnya Ne Yo apa Chris Brown ya??? (Rumpi niy!!!)
• Be Mine – Aditya
Di pas pasin sama beat-nya Hate That I Love You
• All Rise – Blue
Ada di log
• Sempat Memiliki – Yovie n Nuno (Req)
Inget sama Nina yang baru putus dari pacarnya. Kasiyan……..

• Info : Panda China Stress Diberi Sup Ayam
• Kungfu Fighting – OST Kungfu Panda
Pas dong sama infonya! (bukan sup-nya, bukan stress-nya, tapi Panda-    nya!)
• I Will Fly – Ten2Five (Req)
Enak!
• Tombo Ati – Opick
Astaghfirullah……. (nyebut! Inget dosa)
• One Night – The Corrs
Beat-nya mirip lho sama tombo ati.

• Nyapa nyapa SMS-er, telepon-er + YM-er
• Ular Berbisa – Hello (Req)
Lumayan keren musiknya. Maroon 5 gimanaaaaa…. gitu!
• Makes Me Wonder – Maroon 5
Bukannya mau banding bandingin yah!
• Ku Berkhayal – Five Minutes (Req)
Inget jaman pake seragam putih biru.

• Info : Kesepian Membawa Penyakit
Katanya, kalau orang yang ngrasa kesepian akan lebih kedinginan di    ruangan dingin dibandingin sama orang orang yang nggak ngrasa    kesepian. Hasilnya?? Orang yang ngrasa kesepian lebih gampang kena flu.    Betul???
• Lost in Your Eyes – Debbie Gibson (Req)
Lagunya Ninine (Endinten Pradinten) Halo Ni……….
• Ayah – Seventeen
Hiks…hiks…hiks……
• Coming Around Again – Simon Webbe
Pertama kali muter lagu ini di 96.1
• Membekas Di Hati – La Luna (Req)
Kau… yang pernah aku puja… ternyata menghianati cintaku……    huuuuuuu…….

• Nyapa nyapa SMS-er, telepon-er + YM-er
• Angel – Robbie Williams (Req)
Nggak tau normal apa nggak, tapi saia baru suka lagu ini sebulan yang    lalu. Kemana aja ya???
• Demi Cinta – Kerispatih (Req)
• I Won’t Be The One To Let Go – Barbra Streisand & Barry Manilow
Bahagianya…..
• PadaMu Ku Bersujud – Afgan (Req)
• Info : Duets Album Barbra Streisand, 42nd album of her. Lagunya evergreen    semua lho!

• Set a Drift On Mempry Bliss – PM Dawn
Pernah di-recycle sama BSB di album Backstreetback
• Syahadat Cinta – Terry
Another poligamy movie. (Asli Cuma suka sama penyanyi + lagunya aja!)
• Ka-Ching – Shania Twain
• Info : “all we ever want is more” the line of Shania’s Ka Ching. Emang    manusia gak pernah ada puasnya!

• Belaian Sayang – Vina Panduwinata
Ada di log
• For The First Time – Kenny Loggins (Req)
• Info : Pertajam Ingatan Dengan Bunga. Katanya kalo pas tidur kita    mencium aroma mawar, bagus buat ketajaman memori kita. Mau coba??
• Kenangan Terindah – Samsons
Pas nggak sama info barusan???
• Clossing
• Run – Collective Soul
Have I got a long way to run…. I run………………..

1 comment Oktober 7, 2008

Incognito

Incognito merupakan grup musik acid jazz asal Inggris. Incognito terdiri dari Jean Paul Maunick atau Bluey, Matt Cooper, Francis Hylton, Pete Ray Biggins, Sid Gauld, Trevor Mires, Paul Greenwood, Tony Momrelle, Joy Rose, Imaani, Maysa Leak, Richard Bull, Simon Cotsworth, Graham Harvey, Dominic Oakenfull, Julian Crampton, dan Richard Bailey (busyet! ni main musik apa arisan??) Dimotori oleh gitaris Jean-Paul “Bluey” Maunick, Incognito sangat handal dalam mengolah musik bernuansa acid jazz yang penuh dengan beat dinamis. Musik mereka yang meleburkan unsur funk, soul, R&B, hip hop serta musik latin, telah membuat nama Incognito begitu dikenal di seluruh dunia dan menjadikan mereka sebagai salah satu pionir munculnya aliran jazz funk pada akhir tahun 80-an. Tidak cuma itu, aksi panggung mereka juga mampu memukau penonton yang hadir dalam setiap konser – konsernya. Hal inilah yang menjadikan semua konser Incognito selau ditunggu tunggu oleh pengemarnya.

Single pertama Incognito berjudul “Parissienne Girl” yang sempat tembus peringkat 73 tangga lagu Inggris. Sebagai band yang baru terbentuk, ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi mereka. Lagu ini ada dalam mini album Incognito yang berjudul ”Jazz Funk” dimana pada saat itu Paul “Tubbs” Williams dan Jean Paul ”Bluey” Maunick bersama-sama menjadi motor Incognito. Tak lama setelah Jazz Funk beredar di pasaran, Paul Williams memutuskan untuk pindah ke Finlandia. Padahal ia sudah bekerja sama dengan Bluey selama hampir sepuluh tahun. Awalnya mereka bersama-sama membentuk grup musik beraliran disko funk yang diberi nama “Light of the World”. Mereka juga sempat merilis ulang lagu Bob Marley, “I Shoot The Sheriff” pada akhir 70an.
Setelah merilis LP ketiga yang berjudul “Check Us Out”, Paul William dan Bluey sepakat untuk mengganti nama “Light Of the World “menjadi INCOGNITO. Walaupun akhirnya mereka berpisah, tetapi semangat Bluey untuk mengibarkan bendera Incognito tidak pernah surut. Terbukti pada tahun 91, single “Always There” berhasil masuk dalam 10 besar lagu terlaris di Inggris. Lagu ini ada dalam album kedua mereka yang berjudul “Inside Life”. Talkin’ Loud merupakan label yang menaungi Incognito saat itu. Sang pemilik label yang juga seorang DJ, Gilles Peterson, merupakan fans berat Incognito. Kesuksesan Always There diikuti dengan kesuksesan “Don’t You Worry ‘Bout a Thing”. Lagu ini merupakan cover version dari karya Stevie Wonder yang menjadi salah satu panutan bermusik ”Bluey” Maunick. Mungkin sebagian orang menganggap ini adalah karya asli Incognito karena Don’t You Worry ’Bout A Thing menjadi sangat terkenal saat dibawakan oleh Incognito. Lagu ini ada dalam album mereka yang berjudul Tribes Vibes + Scribes. Popularitas Don’t you Worry ’Bout A Thing menjadikannya sebagai salah satu soundtrack film Hitch. Dalam film ini, Don’t You Worry Bout the Thing diaransemen ulang oleh John Legend. Sentuhan dan suara khas John Legend mampu memberikan warna baru pada lagu ini.

Salah satu lagu sukses mereka yang lain adalah “Talkin’ Loud” dari album “Positivy”. Lagu ini memiliki judul yang sama dengan nama label yang menaungi mereka pada album Inside Life. Ini mungkin menjadi tanda kembalinya mereka ke label tersebut karena pada album sebelumnya mereka berada dibawah label Polygram. Di album ketiga ini, Incognito kembali mencetak hits dengan lagu “Still A Friend Of Mine”. Siapa yang nggak kenal lagu ini?? Album Positivity dianggap sebagai album yang paling sukses dari ketiga album yang pernah dirilis oleh Incognito karena album ini tidak hanya bisa diterima dengan baik di Inggris, tapi juga di hampir seluruh Eropa.

Bluey Maunick memiliki peran yang sangat besar dalam Incognito. Gitaris kelahiran Mauritius, 19 Februari 1957 ini sudah mendengarkan berbagai jenis musik sejak kecil. Kepindahan keluarganya ke London saat ia berumur 10 tahun tidak mengendurkan semangatnya. Disana ia selalu berusaha untuk dapat melihat konser musisi Amerika yang manggung seperti, Weather Report, Kool and the Gang, Tower of Power dan the Doobie Brothers dan juga Earth Wind & Fire.

Selain Bluey Maunick, kita tidak bisa begitu saja melupakan keunikan personel-personel Incognito yang lain. Karena semua personel yang ada dibelakang instrumennya masing-masing juga mempunyai kontribusi yang berarti bagi nama Incognito. Keyboard Matt Cooper seringkali mengejutkan dan mengeluarkan suara-suara yang tidak biasa. Suara Maysa Leak, yang tebal, berat dan bertenaga juga bisa mengimbangi perpaduan instrumen yang ada. Yang tidak kalah bagusnya juga ada vocal yang prima dari Tony Monrelle, Imaani dan Jocelyn Brown.

Sejak berdiri hampir 3 dekade lalu, Incognito cukup produktif merilis album. Dimulai dari album “Jazz Funk” di tahun 1981, disusul dengan album album berikutnya yang jaraknya sekitar satu sampai dua tahun, sampai di tahun 2008 dengan album “Tales From The Beach”. Semuanya boleh dibilang mencetak angka penjualan yang cukup fantastis untuk sebuah grup jazz.

Gonta ganti personil dalam sebuah band merupakan hal yang wajar terjadi dalam industri musik. Tak terkecuali pada Incognito. Sempat terjadi pergantian vokalis mulai dari Pamela Anderson (bukan yang kemana mana bawa “pepaya bangkok”, mikir mode!), Joy Malcolm, Barry Stewart, kemudian Maysa Leak dan terakhir Kelli Sae, Sarah Brown, Nia, dan Xavier Barnett. Pergantian perganian personil ini tidak membuat Incognito kehilangan sentuhan istimewa pada musik yang mereka mainkan.

Album terbaru Incognito yang dirilis bulan Februari kemarin berjudul “Tale From the Beach”. Ada berita yang mengatakan bahwa untuk mendapatkan inspirasi dalam membuat album ini, Bluey Maunick, gitaris sekaligus motor Incognito, pergi ke beberapa pantai favoritnya. Padahal tercatat sejak tahun 2007, Incognito manggung di lebih dari 25 negara di dunia. Masih sempet ya si Bluey jalan-jalan nyari inspirasi… Nah, kabarnya, lagu-lagu di album ini direkam di beberapa negara yaitu: Itali, jerman, Inggris dan Indonesia, bahkan dimixed di JAKARTA. Album ini berisi 15 track yang seger dan cukup enak buat goyang goyang. (dangdut kaleee!).  Kalo kita dengerin jadi berasa kaya di pantai kali ya.. …

Racikan musik yang mengekspresikan sebuah kebebasan bermusik selama perjalanan kurang lebih 30 tahun membuat Incognito tetap eksis di jalurnya dan selalu maju dan menemukan hal hal baru dalam meramu nuansa dari sekian banyak musik. Incognito ingin menyampaikan bahwa suatu pesan dalam musik adalah sesuatu yang lebih penting dibandingkan dengan individu yang memainkannya. Dan perubahan perubahan yang mereka lakukan dalam setiap albumnya snegaja mereka lakukan agar penggemar mereka selalu penasaran denagn album albumnya.

(Thx buat Andri yang udah bantuin nulis)

Add comment September 25, 2008

Previous Posts


Kategori

Tulisan Terakhir