Nggak Bosen Bosen sama If-nya Bread!
Juni 10, 2008
………..
If a man could be two places at one time,
I’d be with you
Tomorrow and today, beside you all the way
If the world should stop revolving spinning slowly down to die,
I’d spend the end with you.
And when the world was through,
Then one by one the stars would all go out,
Then you and I would simply fly away ………
Siapa siy yang nggak kenal sama lirik lagu tadi??? Lagu “If” dari Bread, sampe sekarang masih terus saya denger kalo mau tidur (daripada dengerin nguing… nguing… suara nyamuk, ya nggak???) Tapi mungkin banyak yang belum tahu, siapa siy penyanyinya. Niy dia!
Bread. Mereka merupakan salah satu grup musik paling populer di awal tahun 70an dengan musik khas mereka yang melodic soft rock yang berasal dari Los Angelos, Clifornia. Hampir semua hits Bread diciptakan oleh keybordis sekaligus vokalisnya, yaitu David Gates. Gates yang juga seorang seorang produser, di tahun 1968 bertemu dengan seorang gitaris sekaligus solo vokalis James Griffin yang sebelumnya pernah merilis solo album berjudul Summer Holiday. Griffin bekerja sama dengan David Gates untuk memproduksi albumnya. Dalam proses penggarapan album tersebut, mereka bertemu dengan gitaris sekaligus solo vokalis Rob Royer yang pada saat itu masih berstatus sebagai anggota kelompok musik Pleasure Fair, yang albumnya juga diproduseri oleh David Gates di awal karir mereka.
Kemudian ketiga orang ini bergabung bersama perusahaan rekaman Elektra Records, dan menamakan diri mereka Bread. Di akhir tahun 1968, album perdana mereka self title, Bread dirilis. Meskipun musik mereka dinilai tidak begitu asing atau ear cathcing, dengan ciri khasnya melodic soft rock, namun album ini tidak begitu sukses. Dan bisa dikatakan tidak ada satu lagupun yang menjadi hits di album ini.
Baru, di album kedua, On The Watters, Bread mulai dikenal sebagai hitmaker. Lagu lagunya mulai dikenal dan disukai, diantaranya adalah “Make It With You”, single pertama dari album On the Watters yang berhasil menjadi number one hit, disusul dengan lagu “It Dont Matter ToMe” yang juga masuk dalam jajaran top ten hit. Album kedua mereka ini kemudian mendapatkan predikat gold album, yang kemudian mendorong Bread untuk menggelar serangkaian tour. Untuk melengkapi formasi mereka, sebelum menggelar tour, mereka menambah satu orang personil tetap untuk posisi drumer, yaitu Mike Botts.
Album ketiga mereka, berjudul “Manna” dirilis pada tahun 1971. Meskipun tidak sesukses album kedua, On The Waters, namun album ini juga berhasil mencetak hits, berjudul “If”. Setlah merilis album ini, Rob Royer, gitaris Bread memutuskan untuk keluar, dan posisinya digantikan oleh Larry Knechtel, musisi lepas yang juga pernah membantu beberapa grup musik seperti The Byrds, The Beach Boys dan The Monkees. Dengan formasi barunya ini, Bread merilis single “Mother Freedom” di musim panas 1971. Single ini berhasil mesuk ke urutan 37 dalam Top 40 singles. Single single berikutnya yang membuat nama mereka makin terkenal adalah “Baby I’m a Want You,” yang berhasil masuk dalam urutan ketiga lagu terlaris hingga akhir tahun 1971. Single lainnya berjudul “Everything I Own” berhasil masuk dalam urutan ke lima Top Ten Hits di awal tahun 1972.
Berikutnya mereka merilis album kekempat berjudul Baby I’m-A Want You. Album ini mencetak prestasi masuk diurutan ketiga album paling populer tahun 1972, dan menjadi album Bread yang paling sukses sepanjang karir mereka. Album kelima mereka, Guitar Man dirilis pada tahun 1972, dengan hit single antara lain “Aubrey”, lagu yang terinspirasi oleh bintang film Breakfast at Tiffany, Audrey Hepburn.
Memasuki tahun 1973, terjadi perpecahan di tubuh Bread setelah terjadinya perselisihan antara Gates dan Griffin. Griffin mengklaim bahwa ketika Bread dibentuk, mereka sepakat bahwa lagu lagu yang akan dibawakan oleh Bread ditulis oleh Gates dan Griffin. Namun, Gates, yang lebih banyak mencetak hits menginginkan terus menulis lagu untuk Bread. Kemudain keduanya memutuskan untuk berpisah dan menjalani karir solo.
Tahun 1976, mereka kembali bersatu, dan di awal tahun 1977 mereka merilis single “Lost Without Your Love”. Lagu ini bisa dikatakan merupakan lagu terahir mereka yang berhasil masuk jajaran top ten hits di posisi kesembilan. Karena sukses single tersebut, ternyata tidak menurunkan perselisihan Gates dan Griffin. Dan perselisihan keduanya-pun kembali memanas. Griffin memutuskan untuk keluar dari Bread, dan Gates membentuk formasi baru dan sempat menjalani serangkaian tour masih dengan nama Bread. Griffin kemudian menuntut Gates karena menggunakan nama Bread. Pengadilan memutuskan Bread untuk tidak aktif menggelar show maupun rekaman album sampai kasus mereka diselesaikan. Dan ternyata kasus mereka baru bisa diselesaikan tahun 1984.
Selama menunggu putusan, Gates dan Griffin menjalani solo karir. Dibandingkan dengan Griffin, Gates lebih sukses dalam karir solo. Memasuki akhir tahun 80an sampai awal 90, karir keduanya semakin meredup.
Beberapa lagu Bread cukup sering dirilis ulang oleh beberapa grup musik lain, seperti Make It With You, yang dirilis ulang oleh Let Loose, Band Inggris yang ngetop di awal 90an. Ada juga, Baby I’m A Want You yang dirilis ulang oleh Boyband sukses asal Amerika, N’Sync.
(Ditulis dengan penyesuaian dari vh1.com)
Entry Filed under: Music. .
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed